Masyarakat Banjarmasin, Kalimantan Selatan Sabtu (5/9/2020) dikejutkan dengan unggahan akun instagram @riskii125 (Riski Aulia Raja) yang menghina Abah Guru Sekumpul dengan kata-kata tidak pantas di story Instagramnya. Akun tersebut juga menyematkan Dayah Insan Qurani di akun profilnya, seakan-akan merupakan santri Dayah Insan Qurani.
Akibat perbuatannya tersebut, akun Instagram @dayahinsanqurani diserbu netizen yang meminta klarifikasi, apakah pemilik akun tersebut benar-benar santri Dayah Insan Qurani ataukah bukan.
Tim Humas yang mendapatkan informasi tersebut langsung berkoordinasi dengan tim IT Dayah Insan Qurani untuk memeriksa database santri dan alumni. Hasilnya diketahui tidak ada santri maupun alumni Dayah Insan Qurani seperti nama akun instagram tersebut.
“Kita telah periksa di database dayah, tidak ada santri Insan Qurani atas nama Riski Aulia Raja. Kemungkinan itu akun fake yang hanya mencatut nama Insan Qurani dan menggunakan nama palsu. Tidak mungkin ada yang sengaja menggunakan identitas asli untuk mencaci maki ulama besar. Itu seperti sengaja mencetak gol bunuh diri.” Ujar Ust Rahmatul Fahmi, anggota tim Humas Dayah Insan Qurani Aceh Besar.
Dirinya mengaku turut terluka dengan kata-kata kotor yang ditujukan kepada almarhum Abah Guru Sekumpul dan bersimpati kepada keluarga, santri, dan juga masyarakat Banjarmasin secara keseluruhan.
“Kami turut terluka, tidak hanya masyarakat Banjarmasin, dengan apa yang dilakukannya. Semoga Allah angkat derajat almarhum Abah Guru Sekumpul dengan wasilah kejadian ini. Mengolok-olok ulama bukanlah perbuatan yang mulia. Kita juga berharap siapapun di balik akun itu dan apapun motifnya, semoga dia mendapatkan hidayah dari Allah dan bertaubat.” Harapnya.
Leave A Comment