Ratusan santri Dayah Insan Qur’ani (IQ) Aceh Besar mendapatkan motivasi berharga dari ulama asal Yaman, Syekh Ghaleb Fuad, dalam sebuah tausiyah inspiratif yang berlangsung pada Selasa, 11 Maret 2025.

 

Kegiatan ini difasilitasi tokoh kemukiman Aneuk Batee Abi Ruli Hafizhat dan digelar di masjid Baitul Azhim kompleks Dayah IQ dan dihadiri oleh para santri serta asatiz.

 

Pimpinan Dayah IQ, Ustaz H. Muzakkir Zulkifli, S. Ag menyambut hangat kehadiran Syekh Ghaleb dan berharap kehadirannya dapat menjadi motivasi bagi para santri dalam menuntut ilmu.

 

“Marhaban bikum, selamat datang di Dayah Insan Qur’ani. Ini adalah sebuah kemuliaan dan kehormatan bagi kami,” ujar Ustaz Muzakkir.

 

Dalam ceramahnya, Syekh Ghaleb Fuad menekankan pentingnya menuntut ilmu dengan kesungguhan serta membangun kepedulian terhadap sesama, khususnya rakyat Palestina yang tengah mengalami penderitaan.

 

“Ada empat pesan utama yang ingin saya sampaikan kepada para santri Dayah Insan Qur’ani,” ungkap Syekh Ghalib.

 

Pertama, ia mengajak para santri untuk melakukan introspeksi diri, merenungkan sejauh mana usaha mereka dalam menuntut ilmu dan mengamalkannya.

 

“Ilmu tanpa amal bagaikan pohon tanpa buah. Oleh karena itu, setiap santri harus terus memperbaiki niat dan meningkatkan kesungguhan dalam belajar,” ujarnya.

 

Kedua, ia menekankan pentingnya akrab dengan Al-Qur’an. Menurutnya, Al-Qur’an harus menjadi pedoman utama dalam kehidupan, bukan sekadar dibaca, tetapi juga dipahami dan diamalkan dalam setiap aspek kehidupan.

 

Ketiga, ia menanamkan semangat untuk membangun kepedulian sosial, terutama terhadap sesama Muslim yang tengah mengalami kesulitan, seperti rakyat Palestina.

 

“Kepedulian ini bisa diwujudkan dalam bentuk doa, dukungan moral, maupun bantuan nyata sesuai kemampuan masing-masing,” jelas pakar Ushul Fiqh itu.

 

Keempat, Syekh Ghaleb mengingatkan bahwa setiap amal kebaikan harus dilandasi dengan keikhlasan, bukan untuk mencari pujian manusia, tetapi semata-mata mengharap ridha Allah.

 

“Keempat nilai ini menjadi kunci bagi adik-adik santri dalam menjalani kehidupan yang penuh makna dan bermanfaat bagi sesama,” tutupnya.

 

Acara ini diakhiri dengan doa bersama, berharap keberkahan bagi para santri dan keselamatan bagi umat Islam di seluruh dunia, khususnya rakyat Palestina.