Silaturrahmi Himpunan Alumni Dayah Insan Qurani (Shadiq) sukses menggelar acara Peusijuek alumni Angkatan 9 pada Kamis, 24 April 2025, di Pantai Riting, Aceh Besar.

Acara yang mengusung tema “Bersama Berbagi Cerita, Berjuang Merangkai Asa” ini merupakan agenda tahunan Shadiq yang digelar khusus bagi santri akhir yang telah menuntaskan masa belajarnya di dayah IQ.

Ketua umum Shadiq, T. M. Rizal Aiyubi, S. Ag, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial semata, tetapi berperan penting dalam membangun kekompakan alumni IQ lintas generasi.

“Kami berharap adik-adik sekalian dapat mengenal lebih dekat para seniornya, serta mengambil manfaat dari pengalaman mereka yang akan menjadi bekal dalam membentuk pribadi tangguh di masa hadapan,” ujarnya.

Sementara itu, H. Asyraf Muntazhar, Lc., MA, alumni IQ angkatan pertama, turut memotivasi para peserta agar lebih giat dan tekun dalam menghadapi fase belajar yang baru.

“Jangan sia-siakan masa kuliah dengan bermalas-malasan. Sebaliknya, keluarlah dari zona nyaman, perluas wawasan, relasi, dan literasi agar kelak bermanfaat bagi masyarakat luas,” tuturnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga akhlak sebagai santri maupun alumni dayah, khususnya di tengah arus dekadensi moral yang kini melanda masyarakat global.

“Santri adalah figur yang diharapkan mampu menjadi cahaya bagi masyarakat. Untuk itu, jadilah pribadi yang santun, jujur, dan menjunjung tinggi integritas dalam setiap langkah. Harumkan nama baik almamater di mana pun kalian berada,” pesan Asyraf.

Suasana semakin khidmat ketika Pimpinan Dayah IQ, Ust. H. Muzakkir, S. Ag, menyampaikan tausiah kepada seluruh alumni.

Dalam kesempatan tersebut, Ia mengingatkan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari pengabdian yang lebih luas untuk umat dan bangsa.

“Tamat dari IQ tidak bermakna merdeka dari peraturan. Justru, kedisiplinan yang telah ditanamkan selama ini adalah kunci utama kesuksesan. Kelulusan menandai awal dari fase baru dengan keleluasaan lebih besar untuk mengembangkan potensi diri. Ingatlah, motivasi sejati lahir dari dalam diri sendiri, Even the best can be improved,” pesannya penuh makna.

Ia juga mengungkapkan filosofi di balik pemilihan nama Shadiq sebagai identitas ikatan alumni.

“Nama tersebut tidak sekadar menjadi simbol, tetapi memuat makna mendalam yang mencerminkan nilai-nilai kekeluargaan, solidaritas, serta prinsip-prinsip luhur yang diharapkan terus hidup dan terjaga dalam diri setiap alumni.” Tutupnya.

Rangkaian acara kemudian ditutup dengan pembacaan doa, prosesi peusijuek, serta berbagai permainan yang menambah nuansa keakraban dan kebersamaan antar alumni.

Acara Peusijuek kali ini berlangsung meriah dengan kehadiran pengurus Yayasan Pendidikan Ulumul Qur’an (YPUQ) Aneuk Batee, para Wakil Pimpinan, Kepala Madrasah, Dewan Guru, para alumni, serta tamu undangan lainnya. []